Archive for ‘Design’

February 4, 2012

Adobe CS2 menampilkan pesan “The Adobe Updater could not be started…”

What You Need :
Adobe Photoshop CS2 (Ms. Windows)

Walau sudah ada Adobe CS5, mungkin Anda masih setia dengan Adobe CS2 dengan alasan spek komputer yang standar.

Setelah menginstal Adobe Photoshop dan Anda menjalankan Adobe Photoshop pada Windows XP, mungkin Anda akan mendapatkan pesan kesalahan “The Adobe Updater could not be started. Please reinstall the application and components.”

Tips berikut ini akan membantu Anda bagaimana untuk menghilangkan pesan error ketika memulai Photoshop CS2.

1. Buka file “AdobeESDGlobalApps.xml” yang terdapat pada C:\ProgramData\Adobe\Updater\AdobeESDGlobalApps.xml

2. Klik kanan file tersebut dan pilih “Open Widht – Notepad”

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<AdobeUpdaterRegistrationManager>
<Application appID="photoshop9-en_US-RET">
<DisplayName>Adobe Photoshop CS2</DisplayName>
<InstallPath>C:\Program Files (x86)\Adobe\Adobe Photoshop CS2\</InstallPath>
<IsEnabled>1</IsEnabled>
</Application>
</AdobeUpdaterRegistrationManager>
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<AdobeUpdaterRegistrationManager>
<Application appID="photoshop9-en_US-RET">
<DisplayName>Adobe Photoshop CS2</DisplayName>
<InstallPath>C:\Program Files (x86)\Adobe\Adobe Photoshop CS2\</InstallPath>
<IsEnabled>1</IsEnabled>
</Application>
</AdobeUpdaterRegistrationManager>

3. Kemudian modifikasi baris berikut dengan mengganti angka 1 menjadi angka 0.

<IsEnabled>1</IsEnabled>

menjadi

<IsEnabled>0</IsEnabled>

4. Simpan file tersebut dan kini setiap kali Anda membuka Photoshop CS2 tidak akan ada pesan error lagi. Semoga bermanfaat.

April 30, 2011

Membuat Gambar Butiran Air

What You Need : CorelDraw X4

1. Buat lembar kerja baru klik File > New ( Ctrl + N ), kemudian gambar persegi panjang dengan Rectangle Tool (F6) sebagai alas kerja. Ukuran dan warna disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Buatlah elips dengan Ellipse Tool (F7), dengan ukuran sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Duplikasi objek elips tadi, dengan klik (kiri)+drag+klik kanan di posisi tertentu. Atau dengan cara meng-copy objek (Ctrl + C), dan paste objek (Ctrl + V). Sebagai catatan, dalam software CorelDRAW, objek yang di-paste akan menempatkan dirinya dengan tepat, dan sama persis (koordinatnya) dengan posisi objek yang di-copy (menumpuk objek yang di-copy).

4. Lalu pilih Knife Tool, dan potong objek elips yang baru saja diduplikasi.

5. Objek elips tadi akan terbelah dua, maka buang sisi atas objek tersebut. Isi objek dengan warna putih, dan hilangkan outline-nya.

6. Pilih Interactive Transparency Tool, kemudian klik drag di objek elips (terpotong) yang berwarna putih tadi.

7. Duplikasi lagi objek elips pertama (yang masih utuh, kemudian objek elips yang telah ditransparansi kita letakkan di atas objek elips pertama). Langkah ini dilakukan untuk sekedar memandu kita membentuk butiran embun.

8. Buat lagi duplikasi objek elips yang lebih besar, dan tumpuk di atas objek elips pertama, seperti gambar.

9. Seleksi keduanya, lalu klik opsi Back Minus Front , di property bar.

Maka objek tadi akan terpotong.

10. Hilangkan elips yang besar (posisi di atas, dan tidak terpotong), lalu warnai objek elips terpotong tadi dengan warna yang lebih tua dari warna alas kerja, dan hilangkan outline-nya.

Sebagai catatan, memilih warna dapat menggunakan color palette (pojok kanan kertas kerja), kemudian klik + tahan warna yang dipilih. Kemudian berikan efek transparan seperti langkah 6.

11. Buat lagi objek lingkaran (klik drag + Ctrl ) dengan Ellipse Tool ( F7 ), lalu beri warna putih.

12. Beri efek glow dengan Interactive Shadow Tool , lalu memilih preset glow di pojok kiri atas property bar.

13. Atur nilai dan warnai Glowing Shadow objek tersebut, dengan mengatur nilai di property bar.

14. Buat lagi elips 2 dengan ukuran sama dengan yang kali pertama dibuat (duplikasi kembali objek elips awal), dan tum puk seperti gambar.

15. Lalu lakukan memotong objek seperti langkah 9, dan warnai dengan warna lebih tua dari alas kerja. Berikan kembali efek transparansi.

16. Lalu atur objek seperti gambar , dan hapus objek elips awal ber-outline.

17. Seleksi kese luruhan objek embun, lalu lakukan grouping dengan klik kanan > Group (Ctrl + G) , duplikasi, dan sebar di alas kerja gambar embun tersebut, sesuai kebutuhan. Agar lebih kelihatan realistis, bedakan ukuran dan bentuk tiap em bun tadi. Maka jadilah butiran-butiran embun.(pcmd)

June 30, 2010

Membuat Jam dengan menggunakan Flash

What You Need :
– Microsoft Windows XP or later
– Adobe Flash

Untuk membuat animasi berupa jam dengan menggunakan Adobe Flash dapat dilakukan dengan cara sederhana.

1. Buat sebuah file baru dengan fitur ActionScrip 2.0: File > New….. > Flash File (ActionScript 2.0) klik OK, atau jika Anda ingin cepat cukup tekan tombol kombinasi Ctrl + N, Flash File (ActionScript 2.0) lalu klik OK.

2. Anda bisa mengatur ukuran dokumen melalui properties, pada size isi dengan “260px” dan “75px“.

3. Lalu buat 3 buah layer dengan mengklik icont insert layer, beri nama “action”, “text” dan “backround”. Untuk memberi nama sebuah layer, Anda cukup meng-klik 2 kali layer tersebut dan beri nama layer tersebut.

4. Pada layer backround Anda bisa membuat desain untuk dijadikan backround, Anda bisa menyisipkan gambar atau membuat sendiri dengan menggunakan Rectangle Tool.

5. Untuk layer text, klik “text tool” atau tekan saja tombol “T“, lalu pilihan opsi “Dynamic Text“. Anda bisa menentukan jenis, warna, posisi dari font. Disini saya menggunakan font “Digiface” ukuran 30 dan warna “#ffffff”. Anda bisa menyesuaikan dengan keinginan.

6. Lalu klik di atas gambar backgroun, Anda bisa mengatur lebar dan tinggi dengan menyeret kotak di tiap sisi gambar.

7. Buat nama variable pada Text dengan nama jam.

8. lalu pada layer actions ketikan script berikut pada frame 1. Untuk menampilkan jendela Layer Actions Frame klik tombol “F9

time=new Date(); // time object
var seconds = time.getSeconds()
var minutes = time.getMinutes()
var hours = time.getHours()
if (hours<12) {
ampm = "AM";
}
else{
ampm = "PM";
}
while(hours >12){
hours = hours - 12;
}
if(hours<10)
{
hours = "0" + hours;
}
if(minutes<10)
{
minutes = "0" + minutes;
}
if(seconds<10)
{
seconds = "0" + seconds;
}
jam.text = hours + ":" + minutes + ":" + seconds +" "+ ampm;

Tekan kembali tombol “F9” untuk menyembunyikan Action Frame.

note : jika Anda mengkopi script ini, pastekan terlebih dahulu di notepad baru di copikan ke actions layer agar tidak terjadi kesalahan script tanda tanda petik  (“).

9. Masih pada layer actions, klik kanan frame 2 lalu klik “Insert blank keyframe“.

Kemudian tekan tombol “F9” kembali untuk menampilkan Actions Frame, dan ketikkan script ini.

gotoAndPlay(1);

Jika telah selesai menuliskan scrip, Anda bisa menyembunyikan jendela Action Frame dengan menekan tombol “F9” kembali.

10. Klik Layer “Text“, kemudian pada frame 2 klik kanan klik kanan lalu klik “Insert keyframe“. Hal yang sama juga Anda terapkan pada  Layer Background.

11. Untuk melihat preview dari hasil yang telah anda buat ini, lakukan test movie. Klik menu Control > Test Movie. Atau jika Anda ingin cara cepat tekan tombol Ctrl + enter.