Archive for September, 2010

September 28, 2010

Cara Men-disable Tombol Windows di Keyboard

What You Need:
– Microsoft Windows XP or later

Tombol Windows terletak diantara tombol Ctrl dan tombol Alt dan disebelah kanan tombol Spasi tepatnya diantara tombol Ctrl dan tombol fungsi. Fungsi tombol Windows sebagai shortcut key untuk beberapa fungsi dari aplikasi bawaan Windows.

Jika Anda ingin menonaktifkan tombol windows, lakukan langkah-langkah berikut ini.

1. Dari Menu Start -> Run, ketik regedit.

2. Navigasi kursor ke key berikut.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Keyboard Layout

3. Klik kanan mouse pada jendela, dan pilih New, Binary Value.

4. Ketik Scancode Map, dan tekan enter.

5. Klik kanan Scancode Map, pilih modify binary data.

6. Pada jendela Value data ketikkan kode berikut.

00 00 00 00 00 00 00 00 03 00 00 00 00 00 5B E0 00 00 5C E0 00 00 00 00

7. Klik menu File, Exit, lalu reboot komputer, untuk memastikan konfigurasi berhasil dan mengaktifkan perubahan pada registry.

8.  Untuk mengaktifkan kembali tombol windows, tinggal hapus saja key dari daftar geustry.

Selamat mencoba.

September 24, 2010

Menghapus file pada folder temporary

What You Need :
– Windows XP or later

Saat membuka suatu aplikasi, terkadang aplikasi itu akan membentuk file temporary yang secara otomatis akan di simpan pada folder temp. Dan diantara file temporary itu ada beberapa yang tidak bisa di hapus meskipun aplikasi sudah di tutup. Jika dibiarkan terus-menerus, tentu lama-kelamaan file-file temporary ini akan menyita kapasitas harddisk karena file-file temporary akan semakin menumpuk. Sangat disarankan untuk menggunakan membersihkan file-file temporary ini secara berkala. Anda bisa menggunakan fasilitas disk cleanup. Susahnya fasilitas ini akan menghapus seluruh file-file temporary yang ada. Anda bisa menghapus file-file temporary secara manual. Keuntungan, Anda bisa menentukan file mana saja yang ingin di hapus dan yang tiak di hapus. Langkahnya sebagai berikut.

1. Dari menu Start > Run, kemudin ketikan %Temp% tekan enter.

2. Akan ditampilkan jendela folder Temp yang berisi daftar folder dan file temporary.

3. lakukan penghapusan data seperti biasa pada folder atau file yang Anda ingin hapus.

September 20, 2010

Menghapus file tanpa konfirmasi

What You Need :
– Microsoft Windows XP or later

Saat menghapus file atau folder, tentu Anda akan disuguhi kotak dialog yang menanyakan apakah file atau folder yang akan di hapus akan di tempatkan ke dalam Recycle Bin atau langsung dihapus dari komputer?

Jika Anda tidak suka Recycle Bin dipenuhi file-file sampah dan ingin setiap file atau folder yang Anda hapu langsung hilang dari komputer, tentu kotak dialog konfirmasi tersebut cukup mengganggu. Jika Anda menghendaki kotak dialog konfirmasi ini hilang saat Anda menghapus file atau folder, ikuti langkah-langkah berikut.

1. Klik kanan mouse pada icont Recycle Bin yang ada di desktop Anda. Selanjutnya, pada menu ang ditampilkan pilih properties.

2. Setelah muncul kotak dialog Recycle Bin Properties, hilangkan tanda centang pada kotak dialog Dialog Recycle Bin Properties hilangkan tanda cek pada kotak dialog Display Delete Confirmation Dialog. Terakhir, klik tombol Apply dan OK.

3. Untuk mencobanya silahkan Anda menghapus salah satu file atau folder, Anda tidak akan menemui jendela konfirmasi lagi.

4. Jika Anda menghendaki file yang akan Anda hapus langsung dihapus secara permanen dari komputer, beri tanda centang pada “Do Not Move Files To The Recycle Bin. Remove File Immediately when deleted“. data akan langsung terhapus dari komputer.(pcmild)

September 16, 2010

Mengatur Delay Time pada Live Preview

What You Need :
– Microsoft windows Explorer

Saat Anda menempelkan kursor pada suatu aplikasi yang sedang berjalan di taskbar, sebuah thumbnail kecil aplikasi akan muncul berupa live preview dari aplikasi berjalan.

Untuk memodifikasi rentang delay time dari live preview tersebut, ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Klik tombol start > run lalu ketik regedit dan tekan enter.

2. Di dalam Registry Editor, navigasikan kursor pada pencarian key berikut ini.
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

3. Klik kanan pada panel di sebelah kanan, dan pilih NewDWORD Value. Namakan value DWORD baru ini ThumbnailLivePreviewHoverTime.

4. Klik dua kali pada value tersebut atau klik kanan dan pilih modify.

5. Pada texbox Value data, masukkan nilai waktu dalam milideik, dan pilih opsi Decimal.

6. Restart komputer Anda untuk mengaplikasikan perubahan.(pcmild)

September 13, 2010

Memproteksi Agar Data di Komputer Tidak Bisa di-copy ke USB


What You Need :
Microsoft Windows XP or later

Komputer Anda sering di pinjam atau di pakai teman? dan komputer Anda berisi data-data penting? Tentu Anda akan khawatir sekali jika Teman Anda secara sembarangan akan meng-copy data-data tersebut ke dalam USB mereka.

Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa memerintahkan komputer agar seluruh data yang ada di komputer tidak dapat di copy ke dalam USB. Caranya sebagai berikut.

1. Dari menu Start > Run lalu ketik regedit, kemudian tekan enter atau klik OK.

2. Saat jendela Registry Editor ditampilkan navigasikan kursor menuju path ini.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

3. Lalu buat key baru dan beri nama “StorageDevicePolicies” tanpa tanda petik. Caranya dari menu Edit > New > Key, kemudian ketikkan StorageDevicePolicies.

4. Klik pada Folder StorageDevicePolicies yang baru Anda buat. Kemudian, pilih menu Edit > DWORD Value, ketikkan WriteProtect.

5. Klik dua kali pada WriteProtect tersebut. Pada kotak dialog yang akan tampil ketik angka 1 pada isian Value Data.

6. Restart komputer Anda. Untuk mencobanya, klik data atau folder di komputer dan kopikan ke dalam USB. Hasilnya Anda akan menerima konfirmasi dari komputer bahwa data tidak dapat dicopy ke dalam USB.

7. Untuk mengembalikan ke posisi semula, klik 2 kali pada WriteProtect dan pada Value Data isikan dengan angka 0 atau hapus saja key tersebut. Lalu restart komputer.

Selamat mencoba.

September 10, 2010

Merubah Posisi Drive Letter

What You Need :
– Microsoft Windows XP or latter

Tip berikut ini akan menunjukkan bagaimana merubah penempatan drive letter. Secara defauld, Drive Letter selalu ditunjukkan setelah Drive name.

1. Klik menu Start -> Run, lalu ketik regedit dan tekan enter.

2. Temukan lokasi key berikut ini :

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer

3. Pada panel sebelah kanan, klik area kosong dan pilih New > DWORD value.

4. Beri nama “ShowDriveLettersFirst” tanpa tanda petik.

5. Klik dua kali value baru tersebut, lalu masukkan nilai 4 dan klik OK.

6. Restart komputer Anda.

7. Buka Windows Explorer untuk melihat perubahan yang terjadi.

8. Untuk merubah ke posisi semula, Klik dua kali value ShowDriveLettersFirst, lalu masukkan nilai 0 dan klik OK. Atau hapus saja Value tersebut dari daftar registry Lalu restart komputer.(pcmild)

September 7, 2010

Mengenal Hirarki registry

What You Need :
– Microsoft Windows

Apa sih registry itu, menurut wikipedia regystri merupakan sebuah basis data yang disusun secara hierarkis yang mengandung berbagai informasi mengenai konfigurasi dari sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna.

Pada registry ada beberapa bagian yang disebut key. Terdapat enam macam key utama pada registry, yakni :
1.    HKEY_CLASSES_ROOT,
bagian ini berisi semua tipe file beserta assosiasinya yang masing-masing tipe file tersebut akan mempunyai subkey sendiri-sendiri.

2.    HKEY_CURRENT_USER
Berisi informasi tentang user yang sedang log in pada saat itu. Terdiri dari subkey, antara lain :
a.    AppEvents, berisi setting untuk sound events.
b.    Control Panel, berisi setting control panel.
c.    InstallLocationMRU, berisi path/lokasi master Windows (waktu pertama kali menginstall Windows).d.    Network, berisi informasi yang berhubungan dengan Network atau jaringan.
e.    Software, berisi tentang setting atau konfigurasi software untuk pemakai yang logon pada saat itu.
f.    RemoteAccess, berisi informasi tentang Dial up Networking.

3.    HKEY_LOCAL_MACHINE
Berisi informasi tentang hardware dan setting software yang berlaku untuk semua user. Terdiri dari subkey, antara lain :
a. Enum, berisi informasi tentang hardware, misalnya tentang monitor.
b. Hardware, berisi informasi tentang port serial.
c. Network, berisi informasi yang berhubungan dengan network untuk pemakai yang sedang aktif atau logon.
d. Software, berisi informasi dan setting software.

4.    HKEY_USERS
Berisi informasi tentang desktop dan user setting untuk tiap user yang berhak login ke komputer tersebut. Tiap user mempunyai sebuah subkey. Jika hanya terdapat satu user maka nama subkey tersebut adalah “.default”

5.    HKEY_CURRENT_CONFIG
Berisi informasi tentang konfigurasi hardware, berhubungan dengan HKEY_LOCAL_MACHINE.

6.    HKEY_DYN_DATA
Berisi informasi tentang plug and play.

September 1, 2010

Mencetak Dua Halaman Pada Satu Lembar Kertas

What You Need :
– Document (doc, docx, xls etc, PDF)

Mungkin Anda pernah bingung saat akan mencetak 2 (dua) halaman atau lebih ke dalam satu lembar kertas baik dokumen itu miliknya Office( .doc, .docx, .exl, dll). Untuk mencetak dokumen yang telah Anda buat dengan model ini, ikuti tip-tip ringan berikut.

1. Seperti Biasa tekan CTRL + P, akan dimunculkan kotak dialog Print.

2. Jika Anda ingin mencetak ke dalam kertas itu dalam bentuk bolak balik (biar ngirit katanya) Anda cetak terlebih dahulu halaman ganjil-nya terlebih dahulu atau genapnya dulu.

3. Lalu klik pada scroll bar Pages per sheet: ke 2 pages.

4. Jika anda menggunakan jenis kertas Folio, klik tombol Properties. Lalu pilih jenis kertasnya pada custom and ketik ukuran kertasnya.

Tetapi jika anda menggunakan kertas standar internasional (A4 cs) cukup klik pada  Scale to paper size : dan pilih A4 misalnya.

5. Lalu Klik OK atau tekan Enter.

6. Jika halaman ganjil sudah selesai di cetak semuanya,  balik kertasnya dan kembalikan ke kertas tray untuk dicetak baliknya. Lakukan langkah yang sama dengan mengganjil pencetakan pada halaman genap.

Untuk dokumen dengan format PDF
Untuk mencetak dengan model ini tetapi dokumen Anda dalam bentuk format PDF, memiliki sedikit perbedaan dengan cara seperti di atas, dan katanya lebih mudah diatur. Adapun langkah-langkahnya :

1.Lakukan cara tradisional dengan menekan CTRL + P. akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini.

2.Pilih Odd pages only (untuk mencetak halaman genap terlebih dahulu). Pilihan ini dipergunakan jika Anda menghendaki dokumen Anda tercetak bolak balik dalam satu lembar kertas.

3.Klik Properties, untuk menentukan model pencetakan. (tampilan dari kotak dialog dan fasilitas yang diberikan, tergantung jenis printer yang ter-instal pada komputer Anda, penulis menggunakan Canon Pixma IP1000)

4.Klik Page Layout Printing untuk mencetak 2 halaman dicetak dalam satu lembar kertas.

5.Klik Specify… untuk menentukan halaman mana yang akan dicetak di sebelah kanan, apakah halaman dengan nomor terbesar terlebih dahulu kemudian di sebelah kirinya halaman terkecil (misalnya halaman 3 disebelah kanan dan halaman 1 di sebelah kiri atau sebaliknya)
Disini saya memilih Left to right lalu klik OK

6.Klik OK and OK dan komputer akan menjalankan perintah Printing.

7.Untuk halaman ganjil lakukan langkah yang sama.