Archive for June, 2010

June 30, 2010

Membuat Jam dengan menggunakan Flash

What You Need :
– Microsoft Windows XP or later
– Adobe Flash

Untuk membuat animasi berupa jam dengan menggunakan Adobe Flash dapat dilakukan dengan cara sederhana.

1. Buat sebuah file baru dengan fitur ActionScrip 2.0: File > New….. > Flash File (ActionScript 2.0) klik OK, atau jika Anda ingin cepat cukup tekan tombol kombinasi Ctrl + N, Flash File (ActionScript 2.0) lalu klik OK.

2. Anda bisa mengatur ukuran dokumen melalui properties, pada size isi dengan “260px” dan “75px“.

3. Lalu buat 3 buah layer dengan mengklik icont insert layer, beri nama “action”, “text” dan “backround”. Untuk memberi nama sebuah layer, Anda cukup meng-klik 2 kali layer tersebut dan beri nama layer tersebut.

4. Pada layer backround Anda bisa membuat desain untuk dijadikan backround, Anda bisa menyisipkan gambar atau membuat sendiri dengan menggunakan Rectangle Tool.

5. Untuk layer text, klik “text tool” atau tekan saja tombol “T“, lalu pilihan opsi “Dynamic Text“. Anda bisa menentukan jenis, warna, posisi dari font. Disini saya menggunakan font “Digiface” ukuran 30 dan warna “#ffffff”. Anda bisa menyesuaikan dengan keinginan.

6. Lalu klik di atas gambar backgroun, Anda bisa mengatur lebar dan tinggi dengan menyeret kotak di tiap sisi gambar.

7. Buat nama variable pada Text dengan nama jam.

8. lalu pada layer actions ketikan script berikut pada frame 1. Untuk menampilkan jendela Layer Actions Frame klik tombol “F9

time=new Date(); // time object
var seconds = time.getSeconds()
var minutes = time.getMinutes()
var hours = time.getHours()
if (hours<12) {
ampm = "AM";
}
else{
ampm = "PM";
}
while(hours >12){
hours = hours - 12;
}
if(hours<10)
{
hours = "0" + hours;
}
if(minutes<10)
{
minutes = "0" + minutes;
}
if(seconds<10)
{
seconds = "0" + seconds;
}
jam.text = hours + ":" + minutes + ":" + seconds +" "+ ampm;

Tekan kembali tombol “F9” untuk menyembunyikan Action Frame.

note : jika Anda mengkopi script ini, pastekan terlebih dahulu di notepad baru di copikan ke actions layer agar tidak terjadi kesalahan script tanda tanda petik  (“).

9. Masih pada layer actions, klik kanan frame 2 lalu klik “Insert blank keyframe“.

Kemudian tekan tombol “F9” kembali untuk menampilkan Actions Frame, dan ketikkan script ini.

gotoAndPlay(1);

Jika telah selesai menuliskan scrip, Anda bisa menyembunyikan jendela Action Frame dengan menekan tombol “F9” kembali.

10. Klik Layer “Text“, kemudian pada frame 2 klik kanan klik kanan lalu klik “Insert keyframe“. Hal yang sama juga Anda terapkan pada  Layer Background.

11. Untuk melihat preview dari hasil yang telah anda buat ini, lakukan test movie. Klik menu Control > Test Movie. Atau jika Anda ingin cara cepat tekan tombol Ctrl + enter.


Advertisements
June 29, 2010

Mematikan Auto-Rebooting pada XP

What You Need :
– Microsoft Windows XP

Sangat menjengkelkan saat Anda asyik bekerja dengan berbagai programn terbuka, dan Windows XP Anda secara diam-diam untuk melakukan update security, yang pada akhir proses akan memerintah komputer untuk restart secara otomatis.
Atau Anda mungkin terganggu dengan pop-up yang muncul setiap beberapa detik yang meminta Anda untuk me-reboot komputer. Stop pemaksaan automatic rebooting ini dengan langkah-langkah sebagai berikut.

1. Klik menu Start, Run.

2. Ketik regedit, dan tekan Enter atau klik Ok.

3. Pada jendela Registry Editor, klik HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows.

4. Klik kanan mouse pada jendela, dan pilih New, Key.

5. Ketik WindowsUpdate, dan tekan enter.

6. Klik kanan mouse pada folder WindowsUpdate, dan pilih New -> Key.

7. Ketikkan AU, dan tekan enter.

8. Klik AU, lalu arah kan cursor pada area kosong di panel kanan, lalu klik kanan mouse, dan pilih New DWORD Value.

9. Ketik NoAutoRebootWithLoggedOnUsers, dan tekan enter.

10. Klik dua kali pada isian baru tersebut, dan isi dengan nilai 1 pada Value Data dengan Base Hexadecimal.

11. Klik menu File, Exit, lalu reboot komputer, untuk memastikan konfigurasi berhasil dan mengaktifkan perubahan pada registry.

June 27, 2010

Men-dislike di Facebook

What You Need :
– Web Browser (Mozilla Firefox and Google Crome)
– Facebook Account

Biasanya saat mendapat kiriman dari teman dan Anda menyukai kiriman itu, Anda langsung meng-klik icont “like/suka” atau Anda langsung memberikan komentar pada kiriman tersebut. Lalu bagaimana jika tulisan itu kurang berkenan dan Anda ingin memberikan penilaian dengan “dislike/tidak suka“.  Secara defauld facebook tidak menyediakan fasilitas ini. Tetapi Anda dapat melakukannya dengan menginstal add-on pada browser Anda.

1. Downloads add-ons facebook dislike.
– Jika Anda menggunakan Mozilla Firefox klik link ini dan untuk pengguna Google Crome bisa menggunakan link berikut.

2. Jalankan instalasi Facebook Dislike seperti yang biasa Anda lakukan.

3. Lalu restart firefox Anda.

4. Setelah Anda me-restart firefox, Anda kini bisa menambahkan fasilitas “dislike/tidak suka” pada facebook Anda.

info : http://facebooktrik.blogspot.com/

June 25, 2010

Membuka Dokument Yang Tidak Bisa di Copy

What You Need :
– Microsoft Word 2003 or later

Jika sebelumnya Anda melindungi dokumen agar orang lain hanya bisa melihat tidak bisa meng-edit, tidak bisa meng-copy (ctrl+c) dan tidak bisa diapa-apakan. Lalu seandainya Anda lupa pada password yang Anda masukkan untuk memproteksi dokumen ini.

Untuk menon-aktifkan protect documentnya kita lupa password. Maka langkah yang harus Anda lakukan adalah.

1. Buka dokumen yang Anda lupa passwordnya.

2. Klik office button  dan pilih save as.

3. Pada pilihan “Save As Type”, simpan document dengan type “Web Page”.

kemudian tutup document tersebut.

4. Selanjutnya buka Windows Explorer, cari lokasi document yang telah Anda save as dengan type Web Page tadi, kemudian klik kanan file tersebut kemudian pilih  “open with notepad”.

5.  Setelah file terbuka di notepad, kemudian cari kata yang mengandung kata protection. Untuk mempercepat proses pencarian, pada notepad tekan ctrl + f.

6. Setelah Anda menemukan kata protection, selanjutnya hapus 2 (dua) baris kalimat ini :

 <w:DocumentProtection>Forms</w:DocumentProtection>
 <w:UnprotectPassword>A313FB6D</w:UnprotectPassword>

Setelah itu Anda save dan tutup notepad.

6. Lalu buka kembali Windows Explorer, kemudian klik kanan file tersebut dengan pilih  “open with Microsoft Office Word

dan protection hilang, document Anda terselamatkan dari password yang lupa. Anda bisa simpan kembali dengan save as type “Word 1997 – 2003 Document / Word Documen”.

June 21, 2010

Cara Membuat Cover yang Menarik

What You Need :
– Microsoft Word 2007

Kesan pertama itu sangat menentukan, sebagus apapun isi dari sebuah buku jika tidak dikemas dengan cantik tentu orang akan enggan untuk mendekatinya. Itulah peran dari sebuah sampul. Karena dengan sampul yang menarik, tentu akan lebih mudah untuk menarik minat orang untuk membacanya. Di Ms.Word 2007 disediakan template  untuk membuat sebuah sampul.

1. Buat dokumen baru, lalu pilih tab Insert, dan klik Cover Page. Akan ditampilkan 15 template sampul yang bisa Anda pilih.

2. Untuk menaruhnya langsung di halaman pertama, klik kanan sampul yang diinginkan, dan pilih “Insert at beginning of document“.

3. Setelah memilih cover yang diinginkan, Anda bisa memasukkan dan mengedit berbagai elemen di dalamnya.

4. Khusus untuk field yang berkaitan dengan tanggal, saat diklik, maka ditampilkan kalender.

5. Keseluruhan desain cover ini menggunakan sistem building block. Artinya tiap blok yang ada bisa diatur sesuai dengan keinginan kita. Untuk memasukkan gambar ke dalam blok tertentu, klik dua kali bloknya.

6. Dalam tab Format, klik “Shape Fill” untuk memilih elemen warna, dan pilih “Picture” untuk menyisipkan gambar.

7. Arahkan ke file gambar. Maka hasil akhirnya akan seperti ini.

Selamat berkreasi.

June 19, 2010

Membuat Bullet Hasil Kreasi Sendiri

What You Need :
– Microsoft Word 2007

Secara defauld, Ms.Office telah menyediakan berbagai macam symbol yang bisa Anda jadikan bullet. Mungkin saja dari sekian symbol itu tidak ada yang menarik dan Anda ingin menambahkan bullet dari symbol lain atau dari kreasi Anda sendiri.

Pada Ms.Word 2007 sudah memberikan berbagai fleksibilitas kepada penggunanya untuk membuat sesuatu sesuai dengan keinginan (custom).

1. Di tab Home, bagian Paragraph, klik Bullet, dan pilih Define New Bullet.

2. Lalu akan di tampilkan sebuah jendela, klik Symbol. Pilih simbol yang ingin Anda jadikan sebagai bullet.

3. Klik OK.

Sama seperti font, bullet juga bisa diberi warna, dan diubah ukurannya. Pilih Font dan atur warna serta ukurannya sesuai keinginan Anda.

4. Anda bisa melihat kembali kumpulan bullet. Simbol yang Anda pilih tadi, sudah bisa digunakan sebagai bullet.

5. Tidak ingin bullet yang dibuat dari simbol? Tidak masalah. Anda juga bisa membuat bullet dari gambar. Pilih Picture.

6. Dalam jendela yang muncul, pilih gambar yang diinginkan. Klik OK.

7. Atau bila Anda memiliki gambar hasil kreasi sendiri yang ingin dijadikan bullet, tentu saja juga bisa. Gambar tersebut ukurannya harus 15 x 15 pixel, dan disimpan dalam format GIF. Anda bisa melakukan hal ini dengan bantuan Photoshop, CorelDraw, dan sebagainya. lalu klik  import.

8. Arahkan ke file gambar tadi, klik Add.
9. Untuk mencarinya, ketik nama file-nya, dan gambar siap menjadi bullet.

June 17, 2010

Memperbaiki Registry Yang Corrupt

What You Need :
– Microsoft Windows XP

Windows tidak akan berjalan jika registry corrupt, Anda tidak perlu panik lantas menginstal ulang Windows. Anda bisa memperbaikinya. Meskipun sistem belum tentu benar-benar pulih seperti keadaan sebelumnya, paling tidak Anda bisa mengembalikan data dulu.

1. Jalankan Recovery Console. Lalu buat folder temporer, back-up seluruh file registry eksisting ke lokasi baru tersebut, hapus file registry pada lokasi eksisting, kemudian copy file  registry dari folder perbaikan ke folder system32\config. Masukkan disk startup Windows XP ke dalam drive floppy, atau masukkan CD-ROM Windows XP ke dalam drive CD-ROM, kemudian restart komputer. Klik opsi yang diperlukan untuk menjalankan komputer dari drive CD-ROM jika Anda diharuskan untuk itu. Pada saat layar “Welcome to Setup” muncul, tekan R untuk menjalankan Recovery Console.

2. Pada prompt ketik baris berikut:
md tmp
copy c:\windows\system32\config\system c:\windows\tmp\system.bak
copy c:\windows\system32\config\software c:\windows\tmp\software.bak
copy c:\windows\system32\config\sam c:\windows\tmp\sam.bak
copy c:\windows\system32\config\security c:\windows\tmp\security.bak
copy c:\windows\system32\config\default c:\windows\tmp\default.bak

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_2

3. Selanjutnya setelah Anda menyalin registry adalah menghapus registry eksisting yang kemudian diikuti dengan meng-copy registry dari folder perbaikan:
delete c:\windows\system32\config\system
delete c:\windows\system32\config\software
delete c:\windows\system32\config\sam
delete c:\windows\system32\config\security
delete c:\windows\system32\config\default

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_3

4. Lalu proses Copy dari Folder Perbaikan.
copy c:\windows\repair\system c:\windows\system32\config\system
copy c:\windows\repair\software c:\windows\system32\config\software
copy c:\windows\repair\sam c:\windows\system32\config\sam
copy c:\windows\repair\security c:\windows\system32\config\security
copy c:\windows\repair\default c:\windows\system32\config\default

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_3

Ketik exit untuk keluar dari Recovery Console.

5. Masuk ke Safe Mode. Anda harus masuk sebagai administrator atau user administrative (user yang mempunyai account di grup Administrator). Jika menggunakan Windows XP Home Edition, Anda bisa masuk sebagai user administrative dengan masuk ke dalam Safe Mode. Untuk menjalankan Windows XP Home Edition dalam Safe mode, klik Start, klik Shutdown (atau klik Turn Off Computer pada menu Start), klik Restart, kemudian klik OK (atau klik Restart). Tekan tombol F8. Gunakan tombol panah untuk memilih opsi Safe mode, dan kemudian tekan ENTER.

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_5

6. Pada bagian ini copy file registry dari lokasi back-up dengan menggunakan System Restore. Folder ini tidak tersedia di Recovery Console dan biasanya tidak telihat pada waktu penggunaan biasa. Sebelum melakukannya, Anda harus mengubah beberapa setting supaya folder bisa dilihat: Jalankan Windows Explorer. Pada menu Tools, klik Folder Options. Klik tab View. Di bawah Hidden files and folders, beri tanda centang (√) Show hidden files and folders, dan kemudian hilangkan tanda centang (√) pada Hide protected operating system files (Recommended).

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_6

7. Sebuah kotak dialog muncul untuk meminta konfirmasi bahwa Anda ingin menampilkan file tersebut. Klik Yes. Klik ganda drive tempat Anda menginstalasi Windows XP untuk menampilkan daftar foldernya. Buka folder System Volume Information. Folder ini tidak bisa dilihat dan berwarna abu-abu karena diset ke super-hidden folder. Perlu dicatat bahwa folder ini berisi satu atau beberapa folder _restore (={GUID} seperti “_restore{FB85AEB7-2E8F-42A4-86AE-FA8CE6A2EC6E}”. Jika Anda menerima pesan C:\System Volume Information is not accessible. Access is denied. Lanjutkan ke langkah berikutnya.

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_7

8. Jika Anda tidak bisa mengakses folder System Volume Information, maka lakukan langkah berikut: klik Start, dan kemudian klik My Computer. Pada menu Tools, klik Folder Options. Hilangkan tanda centang pada Use simple file sharing (Recommended). Klik OK. Klik kanan folder System Volume Information, dan kemudian klik Properties. Klik tab Security. Klik Add, dan kemudian masukkan nama user yang ingin diberi akses ke folder. Klik OK, dan kemudian klik OK lagi. Klik ganda folder System Volume Information untuk membukanya.

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_8

9. Perlu untuk dicatat bahwa folder System Volume Information sekarang sudah bisa diakses dalam mode biasa oleh user Windows XP Home Edition. Buka folder yang tidak dibuat pada waktu sekarang. Anda mungkin harus mengklik Detail pada menu View untuk melihat kapan folder dibuat. Anda akan melihat satu atau beberapa folder yang diawali dengan “RPx di bawah folder ini. Itu adalah titik restore. Buka salah satu folder untuk melihat folder Snapshot. Berikut adalah contoh path folder ke folder Snapshot: C:\System Volume Information\_restore{493C117ACE49- 446D-A88C-9A1F706AE498}\RP1\snapshot.

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_9

10. Dari folder Snapshot, copy file berikut ke folder C:\WINDOWS\Tmp:
_REGISTRY_USER_.DEFAULT
_REGISTRY_MACHINE_SECURITY
_REGISTRY_MACHINE_SOFTWARE
_REGISTRY_MACHINE_SYSTEM
_REGISTRY_MACHINE_SAM

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_10

11. Ubah nama file pada folder C:\Windows\Tmp sebagai berikut:
_REGISTRY_USER_.DEFAULT menjadi DEFAULT
_REGISTRY_MACHINE_SECURITY menjadi SECURITY
_REGISTRY_MACHINE_SOFTWARE menjadi SOFTWARE
_REGISTRY_MACHINE_SYSTEM menjadi SYSTEM
_REGISTRY_MACHINE_SAM menjadi SAM

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_11

12. Konfigurasi sistem yang sekarang tidak tahu akan restore point yang ada sebelumnya. Anda harus punya copy registry yang ada dari restore point sebelumnya supaya restore point tersebut tersedia lagi. File registry di-copy ke folder C:\WINDOWS\Tmp supaya file bisa diakses dari Recovery Console. Anda harus menggunakan file tersebut untuk menggantikan file registry yang saat ini ada di folder C:\WINDOWS\system32\config. Secara default, Recovery Console mempunyai akses folder yang terbatas dan tidak bisa meng-copy file dari folder System Volume Information. Pada bagian ini, kita hapus file registry eksisting, dan kemudian copy file registry dari System Restore ke folder C:\WINDOWS\system32\config. Untuk itu, jalankan Recovery Console.

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_12

13. Pada command prompt, ketik baris berikut, tekan ENTER pada setiap akhir baris:
del c:\windows\system32\config\sam
del c:\windows\system32\config\security
del c:\windows\system32\config\software
del c:\windows\system32\config\default
del c:\windows\system32\config\system

14. copy c:\windows\tmp\software c:\windows\system32\config\software
copy c:\windows\tmp\system c:\windows\system32\config\system
copy c:\windows\tmp\sam c:\windows\system32\config\sam
copy c:\windows\tmp\security c:\windows\system32\config\security
copy c:\windows\tmp\default c:\windows\system32\config\default

Ketik exit untuk keluar dari Recovery Console.

Memperbaiki_Registry_Yang_Corrupt_13

(sumber : pcmedia edisi 01/2007)

June 15, 2010

Free Flash Templates for WordPress

What You Need :
– WordPress 2.9

Info :
Flash cool animation, clean and nice theme, a search engine optimized free wordpress theme, valid CSS, valid XHTML, fixed width, white, darkred, pure, widgets, right sidebar, widget ready, computer, entertainment, business.

Info :

Flash cool animation, clean and nice theme, a search engine optimized free wordpress theme, valid CSS, valid XHTML, fixed width, black, red, pure, widgets, two columns, left sidebar, widget ready, computer, entertainment, business.

Info :

Flash cool animation, clean and nice theme, a search engine optimized free wordpress theme, valid CSS, valid XHTML, fixed width, green, darkbrown, widgets, two columns, left sidebar, widget ready, computer, entertainment, business.

Info :

Flash cool animation, clean and nice theme, a search engine optimized free wordpress theme, alid CSS, valid XHTML, fixed width, brownwhite, black, widgets, two columns, left sidebar, widget ready, computer, entertainment, business

Info :

Flash cool animation, clean and nice theme, a search engine optimized free wordpress theme, valid CSS, valid CSS, valid XHTML, fixed width, darkred, pure, widgets, two columns, left sidebar, widget ready, computer, entertainment, business.

Info :

Flash cool animation, clean and nice theme, a search engine optimized free wordpress theme, valid CSS, valid XHTML, fixed width, darkhard, white, widgets, two columns, left sidebar, widget ready, computer, entertainment, business.

Info :

Dark, custom header, fixed width, left sidebar,two columns, widget ready, widgets, valid CSS

The CSS/XHTML is released under GPL.

June 15, 2010

Menghilangkan Menu "File" dalam Windows Explorer

What You Need :
– Microsoft Windows XP

Menu file ada dalam menu bar Windows Explorer, Anda bisa melihat menu-menu didalamnya memiliki fungsi-fungsi untuk men-setting Windows Explorer. Untuk kebutuhan tertentu, apakah menu “File” ini bisa dihilangkan dari deretan menu yang ada? Tentu saja bisa. Anda dapat menghilangkan “File” dari menu bar. Anda bisa menghilangkan menu ini agar Windows Explorer Anda tampak berbeda dari Windows Explorer pada PC-PC lainnya.

Namun, untuk melakukan trik ini, Anda harus memanfaatkan program registry editor. Untuk itu, buka program registry dengan mengetikkan “regedit” dari menu “Start – Run”.

Lalu, jika program registry telah terbuka , Anda dapat langsung membuka key “HKEY_CURRENT_USER | Software | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Policies | Explorer”. Setelah itu, Anda buat entry baru bernama “NoFileMenu” di window kanannya.

Caranya, klik “Edit | New | DWORD value”. Setelah memberikan nama, Anda klik ganda untuk membuka entry tersebut. Di bagian “Value data” ketikkan angka “1” lalu klik “OK”. Lalu restart Windows Explorer. Lihat apa yang terjadi di menu bar? Menu “File” telah hilang dari menu bar. Hilangnya “File “ ini tentunya menyulitkan pengguna Windows Explorer untuk melakukan perintah “Delete”, “Rename”, atau membuat folder dan shortcut baru. Namun, perintah-perintah tersebut tetap muncul dalam menu konteks jika Anda mengklik kanan mouse.

Apabila Anda ingin mengembalikan Windows Explorer ke keadaan standar dengan mengaktifkan kembali menu “File” ini, caranya juga sangat mudah. Anda tinggal mengubah angka “1” pada “Value data” menjadi angka “0” kembali. Namun, berbeda dengan saat mematikan menu “File” yang hanya membutuhkan restart Windows Explorer, untuk menghidupkan kembali menu ini, Anda harus me-restart PC.

June 13, 2010

Menonaktifkan Log Off di Start menu

What You Need :
– Microsoft Windows XP

Tombol “Log Off”  dapat kita lihat di menu “Start”. Fungsinya cukup penting jika Anda ingin keluar dari Windows untuk sementara waktu tanpa harus mematikan komputer. Namun, bagaimana jika Anda ingin menghilangkan option atau tombol “log off” tersebut dari menu “Start“. Mengklik kanan tombol tentu bukan cara yang benar. Cara yang benar adalah yang berikut ini.

Buka program registry editor melalui menu “Start -> Run“. Ketikkan “regedit” lalu klik “OK“.

Lalu, masuk lah ke dalam key ” HKEY_CURRENT_USER |  Software | Microsoft | Windows | CurrentVersion | Policies | Explorer“. Cari entry bernama “StartMenuLogOff“.

Apabila Anda tidak menemukan entry tersebut, Anda bisa membuatnya melalui “Edit | New | DWord value“.

Sekarang, klik ganda entry tersebut dan ubah nilai value data di dalamnya menjadi “1” (satu). Klik “OK” untuk menyetujuinya. Kini, tutup registry editor dan restart PC Anda. Lihat hasilnya setelah restart.